INILAH.COM, Washington - Model komputer menakjubkan kini bisa menggantikan naluri para peramal. Ahli matematika kini mampu memprediksi keberadaan badai lebih akurat dibandingkan 20 tahun lalu.
Kini, mereka akan membuktikannya. Perkiraan cuaca selama tiga hari telah lebih akurat dibandingkan kejadian di era 1980-an. Tidak hanya itu, pada musim badai 2009, perkiraan selama satu hari hanya memprediksi keberadaan badai dalam lingkup 53 kilometer.
Salah satu bencana yang dikhawatirkan adalah Badai Earl. Ini merupakan kejadian yang biasa berlangsung di Pantai Timur. Jika berada di dekat lepas pantai, angin kencang akan muncul sepanjang 200 mil dari pusat hingga mencapai pedalaman.
Badai di Pantai Timur pada dasarnya lebih mudah diprediksi dibandingkan kejadian di Teluk Meksiko karena peristiwa ini menciptakan tikungan tajam dan menciptakan beberapa badai teluk.