Sabtu, 28 Agustus 2010

Ada 3 Proklamasi Dalam Sejarah Kemerdekaan RI


Proklamasi 17 Agustus 1945  
Pagi itu di jalan Pegangsaan Timur, Jakarta, sudah dipenuhi dengan orang-orang yang berharap peristiwa besar akan terjadi. Jumat, 17 Agustus 1945, halaman rumah di jalan Pegangsaan Timur no.56 menjadi tempat berkumpulnya para pemuda. Sebuah tiang menjadi tatapan dan mereka berharap mimpinya akan berkibar di ujung tiang itu.

Seseorang memasuki halaman, lalu menuju ke dalam rumah. Sejenak ia mendapatkan keheningan, waktu menunjukkan pukul delapan pagi. Lalu ia memasuki sebuah kamar dan mendapatinya sedang tertidur pulas. Pelan-pelan ia mengusap kaki seseorang yang terlihat lelah. Lelaki itu baru pulang pagi tadi dari Rengasdengklok.

Lelaki itu terbangun dan memandangnya. Senyumnya begitu lemah, terucap kata, “pating greges.” Tamu yang disapanya memberikan obat, setelah memeriksa ada panas di tubuh lelaki yang dibangunkannya.

Dialah seorang dokter bernama dr. R. Soeharto, dan lelaki yang mengatakan dirinya tak enak badan itu adalah Soekarno. Lalu atas persetujuan Soekarno, sang dokter memberinya sebuah suntikan chinine-urethan intramusculair. Lalu Soekarno melanjutkan tidurnya sejenak.

Pukul 9.30 pagi, Soekarno terbangun, tubuhnya terlihat lebih sehat. Ketika berjumpa dengan sang dokter, ia meminta agar Hatta segera dipanggil untuk datang.

Dengan berpakaian rapi, mengenakan pakaian serba putih (celana lena putih dan kemeja putih) dengan potongan yang saat itu popular disebut sebagai “kemeja pimpinan” dengan bersaku empat, Soekarno menyambut Hatta dan segera menuju halaman depan rumahnya. Sebuah teks Proklamasi dibacakan.

Inilah sebuah pernyataan kemerdekaan yang sebelumnya di dalam pidatonya Soekarno ada mengatakan “…sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan tanah air di tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib di tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnya…”

Puncak perjuangan yang pada akhirnya harus keluar dari mulut Soekarno, sebuah bukti sejarah bahwa ia memang layak mengambil posisi untuk menyatakan itu. Karena sebelum Proklamasi ini terjadi, sebelumnya juga sudah dibacakan dua proklamasi yaitu Proklamasi Gorontalo 23 Januari 1942 dan Proklamasi Cirebon 15 Agustus 1945. Namun kedua Proklamasi ini tidak diakui sebagai buah pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia dalam arti sebagai hari peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Proklamasi Gorontalo 23 Januari 1942
 
Kekalahan Belanda oleh Jepang, pada Perang di Laut Jawa, membuatnya menjadi gelap mata. Gorontalo dibumi hanguskan yang dimulai pada tanggal 28 Desember 1941. Adalah seorang pemuda bernama Nani Wartabone (saat itu berumur 35 tahun) memimpin perjuangan rakyat Gorontalo dengan menangkapi para pejabat Belanda yang masih ada di Gorontalo.

Bergerak dari kampung-kampung di pinggiran kota Gorontalo seperti Suwawa, Kabila dan Tamalate, mereka bergerak mengepung kota Gorontalo. Hingga akhirnya Komandan Detasemen Veld Politie WC Romer dan beberapa kepala jawatan yang ada di Gorontalo menyerah takluk pada pukul 5 subuh.

Dengan sebuah keyakinan yang tinggi, pada pukul 10 pagi Nani Wartabone memimpin langsung upacara pengibaran bendera Merah Putih di halaman Kantor Pos Gorontalo. Dan dihadapan massa yang berkumpul, ia berkata :

“Pada hari ini, tanggal 23 Januari 1942, kita bangsa Indonesia yang berada di sini sudah merdeka bebas, lepas dan penjajahan bangsa mana pun juga. Bendera kita yaitu Merah Putih, lagu kebangsaan kita adalah Indonesia Raya. Pemerintahan Belanda sudah diambil oleh Pemerintah Nasional. Agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban.”

Selanjutnya Nani Wartabone mengumpulkan rakyat dalam sebuah rapat akbar (layaknya peristiwa lapangan Ikada) di Tanah Lapang Besar Gorontalo untuk menegaskan kembali kemerdekaan yang sudah diproklamasikan.

Namun sayangnya ketika Jepang mendarat di Gorontalo, 26 Februari 1942, Jepang melarang pengibaran bendera Merah Putih dan memaksa rakyat Gorontalo untuk takluk tanpas syarat kepada Jepang.

Kisah Nani Wartabone terlalu panjang untuk diungkapan, walau ia di masa Jepang mengalami patah semangat ketika Jepang tak mau diajak berkompromi hingga akhirnya ia kembali ke kampung halamannya di Suwawa dan hidup sebagai petani.

Saat kekalahan Jepang oleh Sekutu, Jepang bersikap lain. Sang Saka Merah Putih diijinkan berkibar di Gorontalo dan Jepang menyerahkan pemerintahan Gorontalo kepada Nani Wartabone pada tanggal 16 Agustus 1945. Sementara rakyat Gorontalo baru mengetahui telah terjadi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta pada tanggal 28 Agustus 1945.

Nani Wartabone memimpin Gorontalo untuk masa-masa kelam berikutnya, menghadapi pasukan Belanda yang membonceng Sekutu. Dalam sebuah perundingan di sebuah kapal perang sekutu pada tanggal 30 November 1945, Belanda menangkap dan menawannya. Ia dibawa ke Manado dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas tuduhan makar pada tanggal 23 Januari 1942 yaitu Proklamasi yang dibacakannya.

Namun di waktu yang berjalan, kekalahan sekutu mengubah nasibnya kelak. Ia kembali ke Gorontalo pada tanggal 2 Februari 1950. Nani Wartabone pada tanggal 6 April 1950 menolak RIS dan memilih bergabung dengan NKRI. Untuk beberapa waktu ia dipercaya sebagai kepala pemerintahan di Gorontalo, hingga Penjabat Kepala Daerah Sulawesi Utara, dan anggota DPRD Sulawesi Utara. Selanjutnya ia memilih untuk kembali tinggal dan bertani di desanya di Suwawa.

Tapi itu juga tak berlangsung lama. Letkol Ventje Sumual dan kawan-kawannya memproklamasikan pemerintahan PRRI/PERMESTA di Manado pada bulan Maret 1957. Ia terpanggil kembali untuk melawan. Namun perlawanan tak seimbang, karena pasukan Nani Wartabone kekurangan persenjataan, hingga mereka memilih untuk bergerilya di dalam hutan, sekedar menghindar dari sergapan tentara PRRI/PERMESTA.

Pada bulan Ramadhan 1958 datanglah bantuan pasukan tentara dari Batalyon 512 Brawijaya yang dipimpin oleh Kapten Acub Zaenal dan pasukan dari Detasemen 1 Batalyon 715 Hasanuddin yang dipimpin oleh Kapten Piola Isa. Bersama pasukan-pasukan dari pusat inilah mereka berhasil merebut kembali pemerintahan di Gorontalo dari tangan PRRI/PERMESTA pada pertengahan Juni 1958.

Proklamasi Cirebon 16 Agustus 1945
 
Kekalahan Jepang tinggal menghitung hari saja, setelah dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Namun karena Jakarta tidak termasuk jalur perang Jepang dengan Sekutu, maka yang terlihat kekuatan bala tentara Jepang masih utuh.

Suasana Jakarta tetap mencekam bagi para kelompok pergerakan. Ada 4 kelompok illegal menurut Maroeto Nitimihardjo yang tampak saat itu, yaitu kelompok Soekarni, Kelompok Sjahrir, Kelompok Mahasiswa dan Kelompk Kaigun.

Kelompok-kelompok itu mendengar Sjahrir meminta Soekarno dan Hatta untuk mempercepat pernyataan Proklamasi sekembalinya Soekarno dan Hatta dari perundingan di Dalat, Saigon dengan Marsekal Terauchi, wakil kaisar Jepang. Namun Soekarno masih menunggu kepastian dari Laksmana Maeda tentang hal kekalahan Jepang tersebut

Hal ini membuat kelompok-kelompok illegal itu marah dikarenakan mereka melihat keraguan Sjahrir selama ini untuk menjalankan kesepakatan bahwa Sjahrirlah yang harus siap memimpin kemerdekaan dikarenakan ia bersih dari pengaruh Jepang. Hingga membuat kelompok-kelompok illegal ini, tidak termasuk Sjahrir bergerak cepat.

Terjadi beberapa pertemuan antara lain di Jalan Cikini Raya 71, di Lembaga Ecykman dan di Laboratorium Mikrobiologi (di samping pasar Cikini). Wikana dan dr. Darwis ditugaskan untuk mendesak langsung Soekarno-Hatta (tanpa perantara Sjahrir) untuk memproklamirkan kemerdekaan yang berujung dengan “penculikan” atau membawa Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok. Gerak cepat yang tak ragu-ragu ini akhirnya melahirkan sebuah peristiwa di pagi hari di tanggal 17 Agutus 1945 sebagai hari kemerdekaan.

Di waktu yang berjalan cepat dalam ketidak pastian peristiwa, seorang bernama dr.Soedarsono (ayah dari Juwono Soedarsono) datang bertemu Maroeto Nitimihardjo (seperti pengakuannnya di buku berjudul “Ayahku Maroeto Nitimihardjo Mengungkap Rahasia Gerakan Kemerdekaan” karangan Hadidjojo, anak Maroeto) di sebuah ‘pengungsian’ bagi istri dan anaknya yaitu di desa Perapatan, sebelah barat Palimanan, 30 km jauhnya dari Cirebon tempat dr.Soedarsono berasal. Dr.Soedarsono meminta teks Proklamasi yang dibuat Sjahrir yang katanya dititipkan pada Maroeto. Namun Maroeto menyatakan tidak ada.

Hingga dr.Soedarsono menjadi berang dan berkata, “Saya sudah bersepeda 60 kilometer hanya untuk mendengar, Sjahrir tidak berbuat apa-apa. Katakan kepada Sjahrir, saya akan membuat proklamasi di Cirebon.”

Dan akhirnya terkabarlah bahwa Proklamasi itu dibuat dan dibacakan oleh dr.Soedarsono pada pagi hari tanggal 16 Agustus 1945 di alun-alun Cirebon yang dihadiri sekitar 150 orang. Sehari sebelum Soekarno membacakan Proklamasi di penggangsaan Timur 56 Jakarta.

Namun kisah yang dipaparkan Maroeto berbeda dengan kisah yang diungkap oleh Des Alwi, anak angkat Sjahrir. Menurutnya, teks proklamasi yang dibacakan Soedarsono adalah hasil karya Sjahrir dan aktivis gerakan bawah tanah lainnya yang melibatkan Soekarni, Chaerul Saleh, Eri Sudewo, Johan Nur, dan Abu Bakar Lubis. Penyusunan teks dilakukan di Asrama Prapatan Nomor 10, Jakarta, pada 13 Agustus 1945.

Ada sebaris teks proklamasi yang diingat oleh Des Alwi yaitu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini memproklamirkan kemerdekaan Indonesia karena kami tak mau dijajah dengan siapa pun juga.

source: http://lintasberitaonline.blogspot.com

Beberapa Jenis Senyuman Pembawa Masalah


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtFv0D9ugLooJbkHky6Nh58N-jczsx_bRpZvq9ymVtlVsIl0qous_gZ9y3M2UxOEVfQf5GjdzCMXNmf5zX18fG88cUc0gZR7B3Yi5HOw_tJdiswBcOVWYcJ5hS4rBvCqUGga0r9AZBiQ4/s320/MonkeySmile-732357.jpg 
Senyuman Anda dapat menimbulkan kesan pertama pada orang lain. Hal itu menurut penelitian tim dari Glasgow-based Go Group, sebuah perusahaan pelatihan bisnis, di Inggris.

Jago Kungfu yang Mampu Memecahkan Rekor Berjalan di Atas Air

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpToRn6eLMdQIxxCdih9Fzv8Yc_2n7cnVdmnWtQOpTx8-qxJU9T9-Xqz0E_udyFAt8NUm9HFBu9WcLjmh6yyhRKxxJDldAEHVAtPvzBnQnLnwRr4apxwsFBZ1Y5nqWPobF2-THqtn2Zo8e/s400/5.jpg

Berjalan di atas air? Iya, itulah yang dilakukan Shi Liliang, seorang biarawan dari Kuil Shaolin Selatan di Quanzhou.

Fakta Ilmu Pengetahuan Yang Belum Banyak Diketahui

Fakta Ilmu Pengetahuan Yang Belum Banyak Diketahui

* Untuk mengukur keaslian sebuah mutiara gosokin aja apel cuka ke bagian permukaannya. Komposisi dari mutiara akan bikin lebih cepat menggelembung.

* Ikan mas yang ditaruh di tempat gelap, kulitnya bisa berubah menjadi putih. Dan kalo bukan pengaruh makanan, maka perubahan itu akan terjadi pada seluruh tubuhnya.
* Jika jaringan pembuluh darah pada seorang manusia diukur panjangnya dari ujung ke akhir, maka panjangnya adalah sekitar 100ribu kilometer, yang artinya bisa mengelilingi bumi hingga 2,5 kali.
* Samudera mengandung garam yang cukup buat nutupin seluruh daratan di bumi dengan kedalaman 250 meter.


* Unta bisa hidup lebih lama tanpa makan dan minum, karena tubuhnya sanggup untuk itu. Tapi percaya apa nggak, jerapah jauh lebih tahan lama hidupnya, biarpun nggak ada air.

* Lingkungan hidup terbesar di dunia adalah di sepanjang The Great Barrier Reef (karang koral) dengan panjang lebih dari 2000 km atau puluhan kali panjang Pulau Jawa.
* Lingkungan hidup terbesar di dunia ini terdapat pada sepanjang The Great Barrier Reef (karang koral) dengan panjang lebih dari 2000 km atau puluhan kali panjang pulau Jawa.
* Kemungkinan ada orang tertimpa meteor jatuh adalah 9300 tahun sekali.

* Orang yang setiap harinya menggunakan tangan kanan dalam beraktivitas, rata-rata punya kehidupan lebih lama, yaitu sekitar sembilan tahun dari orang yang selalu beraktivitas menggunakan tangan kiri atau tangan kidal.

* Sesendok kecil bintang neutron dapat memiliki berat 100juta ton.
* Sebuah bawang yang kalo digosokkan ke kaki selama setengah sampe satu jam, bakal bisa dirasakan pengaruhnya. Soalnya, bawang mengalirkan suatu zat lewat aliran darah.


* Badai rata-rata memiliki energi yang ekuivalen dengan hampir 8ribu bomb berkekuatan satu megaton (satu megaton kira-kira dapat menghancurkan sebuah gedung pencakar langit).

* Cacing tambang penghisap darah ada dalam tubuh lebih dari 700juta orang di seluruh dunia.
* Kecepatan sepeda kayuh paling cepat adalah 166 km per jam, rekor ini dipecahkan oleh Fred Rompelberg.
* Manusia bisa membuat cahaya laser dengan intensitas jutaan kali lebih kuat dan terang daripada matahari.
* Sekitar 65% orang autis kidal atau menggunakan tangan kiri sebagai tangan utama.

* Akar sebuah pohon pinus jika diukur panjangnya melebihi 60 km.
* Samudera mengandung garam yang cukup untuk menutupi seluruh daratan di bumi dengan kedalaman 250 meter.
* Awan gas yang menyelimuti planet sagitarius mengandung trilyunan liter alkohol. (wah, kalo kita kesana, bisa langsung mabuk yah)

* Beruang kutub dapat berlari dengan keceatan 50 km per jam dan loncat hingga ketinggian 4 meter di udara.
* Danau terdalam di dunia adalah danau baikal dengan panjang 800 km dan luas 60 km dan kedalaman 2 km. (Kira-kira gunung semeru bisa dimasukkan ke dalamnya)
* Tempat dengan suhu terpanas di dunia adalah di Azizia, Libya, suhunya sekitar 57,8 derajat celcius. Bandingkan dengan suhu jakarta yang panasnya hanya sekitar 30-31 derajat celcius atau suhu manusia normal 36 derajat celcius.

* Rata-rata orang setiap tahunnya secara tidak sengaja memakan sekitar 430 serangga. Hasil ini didapatkan berdasarkan penelitian panjang yang dilakukan badan pengawasan makanan internasional.

* Sebuah tanaman gandum hitam (seukuran tanaman padi) dapat memiliki akar dengan panjang 800km menyebar di bawah tanah.

* Jika ada dua logam bersentuhan di luar angkasa, maka logam itu akan membaur menjadi satu logam. Kelihatannya memang tidak mungkin, tetapi benar terjadi, proses ini disebut cold welding dan akhir-akhir ini menjadi teknologi baru di bidang metalurgi.
* Rasio penguapan air pada sebuah pohon oak (salah satu jenis pohon yang banyak tumbuh di daerah subtropis) setiap jamnya adalah sekitar 20-50 liter dalam sehari atau sekitar bak mandi berukuran ukuran besar.
* Saat ini kita sedang bergerak di luar angkasa sekitar 530 Km per detik, artinya lebih cepat dari kecepatan cahaya. Kita tidak merasakannya karena seperti dijelaskan oleh teori relativitas einstein yaitu kecepatan obyek di luar angkasa tidak berarti. 

source: http://wbw-wbw.blogspot.com

Cara Memposting Kode HTML di Blog

Cara memposting kode HTML di blog. Jika anda ingin menulis kode HTML atau script lainnya di postingan anda, anda harus memparsenya terlebih dahulu. Banyak mungkin yang sudah mengetahui ini dan memang banyak blog yang menulis beberapa script di postingnya.

Bagaimana anda bisa mengatasi masalah penulisan kode HTML ini? Sebenarnya tidak rumit untuk melakukannya. Di bawah ini ada 3 kode yang sering digunakan dalam penulisan kode HTML.

< » ganti dengan <
> » ganti dengan >
& » ganti dengan &

Tapi jika script yang ingin ditulis dalam jumlah besar tentu akan repot untuk mengganti satu persatu kode tersebut. Untuk mengatasi ini, ada tool online yang bisa anda gunakan untuk memparse kode HTML ke dalam bentuk teks.

Untuk melakukannya kunjungi link berikut.
http://centricle.com/tools/html-entities/
  1. Copy-paste kode HTML yang ingin anda parse ke dalam kotak yang disediakan.
  2. Tekan tombol encode.
  3. Terakhir, copy kode HTML yang sudah diparse ke dalam postingan anda.
Dengan tool ini dalam seketika kode HTML atau script yang anda masukkan akan segera berubah dan siap diposting.

Ada satu lagi yang mau saya tulis berhubungan dengan penulisan kode HTML di website, yaitu seputar background yang digunakan. Kebanyakan para blogger memberi background yang berbeda pada script yang ditulisnya. Ini tentu akan memudahkan pengunjung dalam membaca tulisan atau tutorial yang telah dibuat.

Langsung saja ikuti tutorial di bawah ini untuk menerapkannya di blog anda.

CSS
  1. Sign in ke blogger.
  2. Pilih menu Layout (Tata Letak) » Edit HTML.
  3. Cari kode ]]>.
  4. Copy kode berikut di atas kode tadi.
    .code {background: #f1f1f1; border: 1px solid #cccccc; border-left: 5px solid #cccccc; padding: 15px;}

  5. Simpan template.

HTML
 
Pada posting gunakan format seperti di bawah ini untuk menerapkan kode css di atas.



ketik scriptnya di sini



Cukup sampai di sini dulu posting kali ini mengenai cara memposting kode HTML di blogspot, semoga bermanfaat.

Selamat mencoba! 

sumber: http://www.tutorialblogging.co.cc